Kapan CPNS 2026 Dibuka? Calon Pelamar Sudah Bisa Berlatih SKD dan Ukur Peluang Lolos

Selasa, 4 Agustus 2026 | 17:29 WIB
Ilustrasi CPNS, (KOMPAS/RADITYA HELABUMI) Ilustrasi CPNS,

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2026 masih menjadi salah satu hal yang paling dinantikan masyarakat. Meski hingga kini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi, sinyal mengenai dibukanya rekrutmen CPNS tahun ini telah beberapa kali disampaikan oleh pejabat terkait.

Sejak awal 2026, wacana pembukaan seleksi CPNS terus mengemuka. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bahkan sempat mengisyaratkan pemerintah berpeluang membuka sekitar 160.000 formasi CPNS.

“Mudah-mudahan, mudah-mudahan,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Ka menyebut, kebutuhan tersebut sejalan dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun sepanjang 2025.

“Kami sudah ada datanya, sekitar 160.000, begitu ya,” katanya.

Saat itu, Rini juga mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB telah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendukung pelaksanaan seleksi CPNS 2026.

Selanjutnya, pada 12 Maret 2026, Kementerian PANRB menerbitkan Surat Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tentang Kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2026.

Melalui surat tersebut, seluruh instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diminta menyampaikan usulan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN sebagai dasar penyusunan kebutuhan serta formasi ASN Tahun Anggaran 2026.

Meski demikian, hingga akhir awal Agustus 2026, pemerintah belum mengumumkan secara resmi jadwal pelaksanaan maupun jumlah formasi CPNS 2026 yang akan dibuka.

Berlatih SKD dan ukur peluang lolos

Meski otoritas belum mengumumkan jadwal resmi pelaksanaan maupun jumlah formasi CPNS 2026, persiapan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat dilakukan saat ini lewat platform digitalisasi yang telah diluncurkan.

Platform pembelajaran digital, Pahamify meluncurkan PahamCPNS by Pahamify, platform yang dirancang untuk membantu masyarakat mempersiapkan diri menghadapi SKD CPNS 2026.

Melalui pembelajaran interaktif Live Class dan Tryout yang dirancang menyerupai ujian sebenarnya, PahamCPNS menawarkan belajar yang lebih terarah, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan para pejuang CPNS.

Setelah bertahun-tahun membantu siswa SMA meraih perguruan tinggi impian, Pahamify kini menawarkan teknologi pembelajarannya untuk mendukung lulusan baru (fresh graduates), serta profesional muda yang mempersiapkan karier melalui seleksi CPNS.

Chief Technology Officer Pahamify, Edria Albert, mengatakan persiapan CPNS seharusnya tidak dimulai dengan rasa bingung atau kewalahan.

“Kami percaya bahwa persiapan CPNS seharusnya tidak dimulai dengan rasa bingung atau kewalahan. Melalui PahamCPNS, kami ingin membantu peserta memahami apa yang perlu dipersiapkan, mengetahui sejauh mana progres mereka, serta memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai peluang yang ingin dicapai,” ujar Edria lewat keterangan pers, Selasa (4/8/2026).

Harapannya, proses belajar menjadi lebih fokus sehingga peserta bisa mempersiapkan diri dengan lebih percaya diri.

PahamCPNS dibangun dengan tiga fokus utama. Pertama, Paham Materinya, yaitu menyediakan kurikulum belajar SKD yang mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Materi disusun secara sistematis dan terus diperbarui mengikuti materi seleksi resmi terbaru.

Kedua, Paham Progresnya, melalui latihan Tryout berkala dan evaluasi mendalam yang memungkinkan peserta memantau perkembangan belajar secara lebih akurat.

Ketiga, Paham Peluang Lolosnya, yakni menghadirkan fitur analisis berbasis data yang memberikan gambaran rasional mengenai peluang kelulusan sesuai formasi yang dipilih peserta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.