Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani memberikan pengarahan CPNS di lingkunganPemkot Solo dalam latsar di Pusdiktop TNI AD di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026).SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak 84 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Solo mulai menjalani latihan dasar (latsar) angkatan 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Pendidikan Topografi (Pusdiktop) TNI AD, Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo, Senin (13/4/2026).
Latsar CPNS ini merupakan tahapan wajib yang harus dilalui seluruh peserta sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Fokus utama dari pelatihan ini adalah pembentukan karakter dan integritas bagi para abdi negara baru.
Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, menjelaskan bahwa latsar bertujuan untuk membentuk karakter peserta yang kuat, baik secara mental maupun kepribadian. Hal ini penting agar mereka siap menghadapi dinamika serta tantangan di dunia birokrasi yang kompleks.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kompetensi dasar ASN yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik," ujar Astrid saat memberikan pengarahan di Pusdiktop, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Motivasi CPNS Ikut Komcad, Ingin Lebih Tangguh Hidup di Jakarta
Astrid memaparkan bahwa pelatihan ini terdiri dari beberapa tahapan sistematis. Dimulai dari pembelajaran klasikal (in-class), kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran mandiri dan praktik lapangan (off-class).
Puncak dari latsar ini adalah penyusunan serta implementasi proyek aktualisasi atau inovasi yang harus diterapkan di unit kerja masing-masing peserta.
"Peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai dasar ASN dalam praktik kerja sehari-hari," ungkapnya.
Baca juga: Serahkan 462 SK CPNS, Bupati Keerom: Tak Diperkenankan Gadaikan untuk Kredit di Bank
Dalam kesempatan tersebut, Astrid juga menitipkan pesan mendalam kepada para peserta. Ia mengajak seluruh CPNS untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghapus stigma negatif tentang ASN yang masih melekat di mata masyarakat.
Menurutnya, totalitas dan kecepatan dalam bekerja adalah kunci untuk mengubah persepsi publik. ASN dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi benar-benar hadir memberikan solusi bagi warga.
"Kita harus buktikan ASN Pemkot Solo mampu bekerja cepat, tepat, dan total dalam melayani masyarakat," tegas Astrid.