Pemkab Lombok Timur Usulkan Formasi 10.998 PPPK dan 250 CPNS

Selasa, 12 Mei 2026 | 17:35 WIB
Ilustrasi ASN. (SHUTTERSTOCK/WIBISONO.ARI) Ilustrasi ASN.

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan formasi 10.998 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) kepada pemerintah pusat.

Namun hingga kini, pengajuan tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Yulian Ugik Lusianto mengatakan, angka usulan tersebut diperuntukkan bagi pengangkatan PPPK paruh waktu.

“Usulan untuk 10.998 PPPK sudah kami layangkan. Langkah selanjutnya adalah menunggu keputusan dari Kementerian PAN-RB dan BKN,” ujar Ugik, Selasa (12/5/2026), dilansir dari TribunLombok.

Baca juga: Pemprov Sumut Luruskan Isu Pembukaan Rekrutmen 9.759 CPNS di Tahun 2026

Usulkan 250 CPNS untuk Penuhi Kekurangan ASN

Selain PPPK, Pemkab Lombok Timur juga mengusulkan sekitar 250 formasi CPNS untuk menutupi kekurangan pegawai di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Hasil analisis jabatan dan beban kerja menunjukkan bahwa hampir semua SKPD masih mengalami defisit pegawai," ucapnya.

Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya angka pegawai yang memasuki masa pensiun setiap tahun.

BKPSDM mencatat rata-rata 400-500 ASN di Lombok Timur pensiun setiap tahun. Pada 2026, jumlah ASN yang memasuki usia pensiun mencapai 441 orang.

Jumlah tersebut belum termasuk pegawai yang meninggal dunia maupun pindah tugas ke daerah lain.

“Tiap tahun ada sekitar 400 sampai 500 pegawai yang pensiun. Untuk tahun ini, 441 orang sudah masuk usia pensiun,” tandasnya.

Baca juga: Istilah Guru Honorer Akan Dihapus, P2G Desak Ada Rekrutmen Guru CPNS

Untuk mengatasi kekurangan pegawai, Pemkab Lombok Timur memaksimalkan rekrutmen PPPK, terutama untuk sektor pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, kebutuhan tenaga teknis masih lebih banyak diusulkan melalui jalur CPNS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.