Poltek SSN
KOMPAS.com - Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Siber dan Sandi Negara Tahun 2023 dan Sekolah Kedinasan lainnya dibuka mulai 1 April 2023. Calon mahasiswa bisa segera mempersiapkan berkas yang diperlukan sesuai dengan sekolah kedinasan yang dituju.
Politeknik Siber dan Sandi Negara adalah institusi pendidikan tinggi di Indonesia yang fokus pada bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Poltek SSN (dahulu Sekolah Tinggi Sandi Negara) merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN).
Baca juga: Sekolah Kedinasan Intelijen Negara, Kampus Milik BIN Lulusan Jadi CPNS
Lulusan Poltek SSN dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah sesuai dengan formasi yang tersedia.
Poltek SSN menyelenggarakan 3 (tiga) Program Studi vokasi diploma IV yaitu Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (RKS), Program Studi Rekayasa Kriptografi (RK), dan Program Studi Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi (RPKK).
Dilansir melalui laman resmi Poltek SSN, kuota formasi untuk Politeknik Siber dan Sandi Negara Tahun 2023 adalah sebanyak 125 (seratus dua puluh lima) Taruna. Berikut syarat pendaftaran yang bisa disiapkan untuk mendaftar di Poltek SSN:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Pria/Wanita, dengan usia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2023.
3. Siswa Kelas XII atau lulusan:
Baca juga: Segini Minimal Nilai Rapor, Ijazah dan UTBK untuk Daftar STAN
4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (Teori/Pengetahuan) masing-masing minimal 80 (Delapan Puluh) pada semester IV dan V.
5. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (partial maupun total), tidak cacat fisik dan mental, serta tidak memiliki penyakit bawaan dan/atau menular yang dapat mengganggu proses belajar.
6. Tinggi badan minimal Pria 160 (Seratus enam puluh) cm atau Wanita 150 (Seratus lima puluh) cm dengan berat badan seimbang yang dibuktikan dengan surat hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas setempat.
7. Tidak bertato atau bekas tato dan tidak bertindik atau bekas tindik selain pada bagian tubuh yang lazim (wanita) dan/atau pada bagian tubuh manapun (pria), kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat.
Baca juga: 7 Sekolah Kedinasan Buka 4.138 Formasi, Ini Daftarnya
8. Belum menikah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Lurah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Poltek SSN.
9. Belum pernah melahirkan (bagi wanita) dan belum pernah punya anak biologis (bagi pria).
10. Tidak pernah putus studi/drop out (DO) dari Poltek SSN dan/atau perguruan tinggi kedinasan kementerian/lembaga lainnya.
11. Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
12. Bersedia membayar biaya pelaksanaan seleksi sesuai dengan PP Nomor 63 Tahun 2016 sebagai berikut:
13. Setelah lulus pendidikan, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
14. Setelah lulus pendidikan, bersedia menjalani masa ikatan dinas pertama selama 10 (sepuluh) tahun.
Berkas dibawah ini dilengkapi pada saat lulus Seleksi Psikotes dan diserahkan pada saat Seleksi Pantukhir, yaitu:
Baca juga: 22 Sekolah Kedinasan Kemenhub Buka Pendaftaran, Lulus Jadi CPNS
1. Asli Surat Lamaran kepada Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia BSSN ditulis tangan dengan tinta warna hitam, bermaterai Rp 10.000.
2. Asli dan fotokopi Rapor semester IV dan V dan lembar identitas diri pada rapor yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan.
3. Asli surat keterangan konversi nilai rapor skala 0-100 yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila nilai rapor menggunakan skala huruf).
4. Asli dan fotokopi Ijazah/Transkip Nilai Ujian Nasional (NUN) yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila lulus tahun sebelumnya).
Baca juga: Hasil SNBP 2023 Diumumkan, Cek 20 PTN Penerima Peserta Terbanyak
5. Asli SKCK dari Kepolisian Sektor (POLSEK) setempat.
6. Asli Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh pelamar dan diketahui oleh orang tua/wali yang menyatakan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan dan sanggup mengganti biaya pendidikan apabila melanggar, bermaterai Rp 10.000.
7. Asli Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Kepala Desa/Kelurahan setempat.
8. Asli dan fotokopi identitas diri seperti KTP atau SIM atau Kartu Pelajar.
9. Pas foto berwarna terbaru (3 bulan terakhir) ukuran 4x6 cm sebanyak 1(satu) lembar, berlatar belakang merah.
10. Foto masing-masing ukuran 4R Full Body terbaru tampak Depan, Samping, dan Belakang, dengan ketentuan:
1. Waktu Pendaftaran: 1 April – 30 April 2023;
2. Pendaftaran SPTB Poltek SSN, hanya menggunakan 1 (satu) portal pendaftaran milik BKN;
Baca juga: Hari Ini Pengumuman SNBP 2023, Ada 143.805 Siswa yang Diterima
3. Peserta dapat mendaftar melalui portal https://sscasn.bkn.go.id lalu pilih menu Sekolah Kedinasan, atau peserta dapat mendaftar melalui portal https://dikdin.bkn.go.id;
4. Pelamar membuat Akun SSCN Sekolah Kedinasan tahun 2023 melalui menu Registrasi, kemudian Cetak Kartu Informasi Akun;
5. Pelamar kemudian Log In menggunakan Password dan NIK yang telah didaftarkan, Upload Swafoto, Memilih Sekolah Kedinasan Politeknik Siber dan Sandi Negara, Melengkapi Persyaratan Nilai, Melengkapi Biodata, Upload Dokumen Persyaratan;
Baca juga: Hasil SNBP 2023 Diumumkan Hari Ini, Berikut 39 Link dan Cara Cek
Syarat dan cara pendaftaran Sekolah Kedinasan 2023 Poltek SSN milik BSSN dapat diakses melalui laman https://penerimaan.poltekssn.ac.id