Taruna Sekolah kedinasan kemenhubKOMPAS.com – Sekolah kedinasan kembali menjadi jalur pendidikan tinggi yang banyak diminati lulusan SMA dan SMK pada 2026.
Selain menawarkan kuliah gratis, sekolah kedinasan juga membuka peluang besar bagi lulusannya untuk berkarier sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di berbagai instansi pemerintah.
Berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya, sekolah kedinasan diselenggarakan langsung oleh kementerian dan lembaga negara.
Pendidikan yang diberikan dirancang sesuai kebutuhan aparatur negara, sehingga lulusannya memiliki jalur karier yang lebih terarah.
Pada seleksi 2026, peluang masuk sekolah kedinasan dinilai semakin terbuka seiring hadirnya satu institusi baru yang akan ikut seleksi nasional.
Baca juga: Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026, Kuliah Gratis hingga Peluang Jadi CPNS
Seleksi sekolah kedinasan 2026 akan diwarnai kehadiran Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).
Kampus ini berada di bawah Kementerian Hukum dan menjadi sekolah kedinasan baru yang resmi dibuka untuk calon taruna dan taruni.
Sebelumnya, Poltekpin belum membuka seleksi pada 2025 karena masih dalam proses penggabungan dua institusi, yakni Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang dilakukan pada 2024.
Pada seleksi perdananya di 2026, Kementerian Hukum membuka kuota sekitar 200 calon taruna.
Kehadiran Poltekpin menambah pilihan sekolah kedinasan sekaligus memperbesar peluang lulusan SMA dan SMK untuk lolos seleksi.
Mahasiswa Poltekpin akan menempuh pendidikan setara diploma, mulai dari D3 hingga D4, dengan fasilitas pendidikan gratis serta asrama selama masa studi.
Baca juga: 22 Sekolah Kedinasan Gratis Terbuka untuk Siswa OSIS, Pramuka, dan Paskibraka
Merangkum dari Kompas.com (25/12/2025), berikut daftar Sekolah Kedinasan:
Baca juga: Pola Pendaftaran Sekolah Kedinasan dari Tahun ke Tahun: Jadwal, Alur, dan Syaratnya
Penting diketahui, seluruh sekolah kedinasan hanya dapat didaftar melalui seleksi bersama sekolah kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Melalui jalur inilah peserta berhak mendapatkan fasilitas kuliah gratis. Di luar seleksi tersebut, beberapa institusi memang membuka jalur mandiri, tetapi jalur ini umumnya dikenai biaya pendidikan.
Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan biasanya dibuka pada rentang Mei hingga Juni setiap tahunnya.
Sambil menunggu pembukaan seleksi, calon peserta disarankan tetap mengikuti jalur seleksi perguruan tinggi nasional seperti SNBP dan SNBT sebagai alternatif.
(Sumber: Sandra Desi Caesaria, Yunanto Wiji Utomo)