Ilustrasi taruna Sekolah KedinasanKOMPAS.com – Sekolah kedinasan masih menjadi salah satu jalur pendidikan tinggi yang paling diminati siswa kelas 12 SMA/SMK sederajat.
Selain menawarkan pendidikan tanpa biaya, jalur ini juga membuka peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara setelah lulus.
Setiap tahun, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyiapkan formasi sekolah kedinasan dengan sistem seleksi yang terpusat, transparan, dan akuntabel.
Menjelang tahun 2026, banyak calon lulusan SMA/SMK mulai mencari informasi mengenai waktu pendaftaran, tahapan seleksi, hingga cara mempersiapkan diri agar peluang lolos semakin besar.
Baca juga: 22 Sekolah Kedinasan Gratis Terbuka untuk Siswa OSIS, Pramuka, dan Paskibraka
Sekolah kedinasan merupakan institusi pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh kementerian atau lembaga pemerintah.
Pendidikan di sekolah kedinasan dirancang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan negara di berbagai bidang strategis.
Lulusan sekolah kedinasan memiliki peluang besar untuk langsung bekerja di instansi pemerintah sesuai bidang keilmuannya.
Beberapa sektor yang banyak diisi lulusan sekolah kedinasan antara lain keuangan negara, statistik, pemerintahan dalam negeri, perhubungan, hingga intelijen.
Keunggulan lain dari sekolah kedinasan adalah biaya pendidikan yang ditanggung negara, fasilitas pendukung seperti asrama, serta jalur karier yang relatif jelas setelah menyelesaikan pendidikan.
Baca juga: Syarat Usia Sekolah Kedinasan Berbeda, Ini Pilihan Paling Longgar
Hingga saat ini, jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan 2026 belum diumumkan.