Namun, jika mengacu pada pola seleksi 2025, pembukaan pendaftaran biasanya dilakukan pada pertengahan tahun.
Berikut rangkaian jadwal sekolah kedinasan:
- Pengumuman formasi dan instansi penyelenggara pada akhir Juni
- Pembukaan pendaftaran melalui portal SSCASN BKN pada akhir Juni hingga pertengahan Juli
- Seleksi administrasi setelah pendaftaran ditutup
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN pada Agustus
- Pengumuman hasil akhir seleksi sekitar September
Baca juga: Pola Pendaftaran Sekolah Kedinasan dari Tahun ke Tahun: Jadwal, Alur, dan Syaratnya
Portal resmi pendaftaran Sekolah Kedinasan
Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan secara daring melalui portal resmi milik Badan Kepegawaian Negara, yakni SSCASN Sekolah Kedinasan.
Portal ini menjadi satu-satunya pintu masuk pendaftaran bagi seluruh sekolah kedinasan di Indonesia.
Melalui sistem terpusat ini, proses seleksi dapat dipantau secara terbuka dan terintegrasi.
Calon pendaftar diwajibkan membuat akun SSCASN sebelum memilih sekolah kedinasan dan mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
- Mengakses laman resmi pendaftaran sekolah kedinasan di dikdin.bkn.go.id.
- Membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga.
- Melengkapi formulir pendaftaran dan mengunggah pas foto sesuai ketentuan.
- Mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan.
- Memeriksa kembali data dan mencetak kartu pendaftaran.
- Mengikuti verifikasi administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CAT BKN.
Baca juga: Kuota dan Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025 untuk Persiapan 2026
Melansir dari Kompas.com (23/12/2025), secara umum proses pendaftaran Sekolah Kedinasan dilakukan melalui tahapan berikut:
- Membuat akun di portal SSCASN Sekolah Kedinasan
Calon peserta mengakses laman resmi SSCASN Sekolah Kedinasan dan membuat akun menggunakan data kependudukan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga, serta identitas diri sesuai dokumen resmi.
- Mengisi formulir pendaftaran
Peserta melengkapi data pribadi, riwayat pendidikan, serta memilih sekolah kedinasan yang dituju sesuai minat dan persyaratan.
- Mengunggah dokumen persyaratan
Peserta mengunggah dokumen yang diminta, seperti rapor atau ijazah, kartu identitas, pas foto, dan dokumen tambahan sesuai ketentuan masing-masing instansi penyelenggara.
- Memeriksa data dan mencetak kartu pendaftaran
Setelah seluruh data terisi, peserta wajib mengecek kembali kelengkapan dan kebenaran informasi, lalu mencetak kartu pendaftaran sebagai bukti registrasi.
- Mengikuti seleksi administrasi dan SKD
Instansi terkait melakukan verifikasi administrasi. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Baca juga: Ingin Daftar STMKG? Ini Syarat Masuk dan Fasilitas Sekolah Kedinasan BMKG
(Sumber: KOMPAS.com/Davina Keisha Salsabila, Mahar Prastiwi)