Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub
KOMPAS.com - Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 diprediksi kembali menarik perhatian lulusan SMA dan SMK sederajat. Tahun ini jumlah sekolah kedinasan yang dibuka bertambah dibanding sebelumnya.
Jika sebelumnya terdapat 29 sekolah kedinasan dari tujuh kementerian, kini totalnya menjadi 30 sekolah yang berada di bawah sembilan kementerian dan lembaga pemerintah. Penambahan tersebut berasal dari dua instansi baru, yakni Kementerian Hukum serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Antusiasme masuk sekolah kedinasan selama ini memang sangat tinggi, bahkan sebanding dengan seleksi perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP maupun SNBT.
Baca juga: Sekolah Kedinasan Pertanian 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Kuotanya
Melansir dari KOMPAS.com, berikut daftar sekolah kedinasan yang berada di bawah sembilan kementerian dan lembaga:
Baca juga: Sekolah Kedinasan 2026 Tambah 1 Kampus Baru, Cek Daftar Lengkapnya
Ilustrasi taruna Sekolah KedinasanPendaftaran sekolah kedinasan umumnya dibuka antara April hingga Juni.
Proses seleksi dilakukan melalui Seleksi Sekolah Kedinasan (Sekdin) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Calon peserta wajib mendaftar melalui sistem resmi BKN.
Karena seleksi dilakukan secara terpusat, informasi jadwal perlu dipantau melalui laman resmi BKN maupun media sosial resmi instansi terkait.
Masing-masing sekolah kedinasan memiliki persyaratan khusus yang berbeda. Ada yang mensyaratkan tinggi badan tertentu, ada yang memperbolehkan penggunaan kacamata, dan ada pula yang menggunakan nilai UTBK SNBT sebagai salah satu syarat.
Namun secara umum, persyaratan yang hampir sama meliputi:
Karena setiap instansi memiliki aturan tambahan, calon peserta wajib membaca persyaratan resmi sebelum mendaftar.
Baca juga: Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026, Kuliah Gratis hingga Peluang Jadi CPNS
Sekolah kedinasan 2026 membuka peluang bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin kuliah gratis sekaligus memiliki kesempatan menjadi CPNS.
Dengan total 30 sekolah kedinasan di bawah sembilan kementerian dan lembaga, pilihan semakin beragam. Namun tingginya tingkat persaingan menuntut persiapan matang sejak awal.
Memantau jadwal seleksi, memahami syarat, serta menyiapkan dokumen secara lengkap menjadi langkah penting agar peluang lolos semakin besar.
(Sumber:KOMPAS.com/Sandra Desi Caesaria, Mahar Prastiwi)