Seleksi CPNS 2024 Akan Perbanyak Kuota "Fresh Graduate" dan Talenta Digital

Kamis, 14 Desember 2023 | 17:20 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas dalam Rapat Koordinasi Fungsi Imigrasi Perwakilan RI Tahun 2023 secara virtual, Selasa (24/10/2023). Menpan-RB mengatakan pemerintah membuka lebih banyak lowongan fresh graduate pada seleksi CPNS 2024. (DOK. Kementerian PANRB) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas dalam Rapat Koordinasi Fungsi Imigrasi Perwakilan RI Tahun 2023 secara virtual, Selasa (24/10/2023). Menpan-RB mengatakan pemerintah membuka lebih banyak lowongan fresh graduate pada seleksi CPNS 2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, dirinya sudah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024 atau CPNS-PPPK.

Azwar mengatakan, Presiden Jokowi meminta kuota CASN untuk fresh graduate diperbanyak. Selain itu, akan ada perekrutan CASN talenta digital.

"Pak Presiden Jokowi juga minta dihitung lagi, berapa sesungguhnya diperlukan berapa ratus ribu untuk fresh graduate dan juga talenta digital," kata Azwar usai acara ASN Culture 2023 di Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Baca juga: Link Pengumuman Hasil SKD CPNS Kejaksaan 2023

Azwar mengatakan, perekrutan ASN talenta digital diarahkan agar berdampak pada ekonomi nasional mulai dari sektor pertanian, wisata, industri, UMKM, dan perdagangan.

"Ke depan, talenta digital tidak selalu di bawah Kemenkominfo, kerjanya share berita, memarketing daerah, tetapi harus ada talenta digital nanti di dinas industri, dinas pertanian dan lainnya sehingga mendorong produk yang substansial yang bisa dipasarkan sehingga menambah value bagi masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Menpan-RB mengatakan, pemerintah membuka lebih banyak lowongan fresh graduate untuk mendapatkan talenta yang memiliki keahlian terkini, sehingga dapat mendukung upaya reformasi birokrasi pemerintah.

"Memang (seleksi CPNS) tidak bisa memenuhi harapan publik yang besar. Karena ASN bukan lembaga penampung pengangguran," kata dia di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (9/11/2023).

Baca juga: Link Pengumuman Hasil SKD CPNS KPK 2023

Ia pun mencontohkan, saat ini pemerintah membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang piawai dalam urusan teknologi informasi. Kebutuhan ini selaras dengan fokus pemerintah untuk memperkuat keamanan siber nasional.

"Selama ini kita ngomong digital, tapi pengamanan datanya tidak diurus," ujarnya.

Ilustrasi tes CPNS. KOMPAS/RADITYA HELABUMI Ilustrasi tes CPNS.

Selain teknologi informasi, pemerintah juga membutuhkan talenta yang paham dengan pariwisata nasional. Anas bilang, pemerintah saat ini fokus menggarap 5 destinasi wisata super prioritas, namun SDM yang terlibat masih belum maksimal.

Oleh karenanya, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menyiapkan banyak formasi bagi para fresh graduate yang memang kriterianya dibutuhkan oleh negara.

Baca juga: Cara Mengajukan Sanggah Hasil SKD CPNS 2023

"Logikanya sudah kita ubah, jadi birokrasi supaya profesional, kita rekrut yang hebat, supaya bisa menyiapkan layanan yang bagus," ucap Anas.

Sebagai informasi, Kemenpan-RB mencatat kebutuhan CPNS tahun depan mencapai 1,3 juta formasi. Untuk memenuhi kebutuhan ini, pemerintah berjanji menyediakan banyak formasi untuk fresh graduate.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.