Cerita Suami Istri di Magetan Dilantik Jadi P3K setelah 10 Kali Gagal Tes CPNS

Selasa, 30 April 2024 | 17:19 WIB
PJ Bupati Magetan Hergunadi melantik 1.432 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja P3K yang terdiri dari 1.128 orang merupakan P3K dibidang pendidikan, 206 orang merupakan P3K dibidang kesehatan dan 98 orang merupakan P3K dibidang teknis di GOR Ki Mageti. (KOMPAS.COM/SUKOCO) PJ Bupati Magetan Hergunadi melantik 1.432 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja P3K yang terdiri dari 1.128 orang merupakan P3K dibidang pendidikan, 206 orang merupakan P3K dibidang kesehatan dan 98 orang merupakan P3K dibidang teknis di GOR Ki Mageti.
Penulis Sukoco
|

Kebahagiaan juga terpancar dari wajah Mujiono (58), seorang guru warga Desa Gonggoang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia mengisahkan perjuangannya menggapai karir dari penjaga sekolah menjadi guru agama.

Saat ditemui Kompas.com, di Gos Ki Mageti, Selasa (30/4/2024), Mujiono tampak tersenyum.

Guru agama di SD Gonggang I dari P3K tersebut mengaku sangat senang menjadi satu dari 1.432 P3K yang dilantik oleh penjabat bupati Magetan.

“Perasaan saya tidak bisa saya gambarkan karena saat mengabdi pertama kali di SD N I Gonggang saya sebagai penjaga sekolah. Sekarang terangkat menjadi guru agama," ujarnya.

Mujiono mengaku mengabdi sebagai penjaga sekolah di SDN Gonggang II pada tahun 1998. Dia mengaku gaji pertama yang dia terima adalah Rp 15.000  per bulan.

Untuk menutup kebutuhan sehari hari, dia bekerja sebagai petani dan memelihara ternak sapi.

Beruntung, lokasi sekolah yang dijaga masih satu kampung sehingga tidak mengganggu profesi utamanya.

"Tahun 2000 mulai naik sampai Rp 250.000 dan ada kenaikan lagi pada tahun 2019 dengan masa kerja di atas 20 tahun itu mencapai Rp 2 juta sebagi biaya transport," katanya.

Meski hanya sebagai penjaga sekolah di SDN II Gonggang, namun semangat meningkatkan kompetensi membuat Mujiono kembali menempuh pendidikan tinggi dengan mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam dari tahun 2010 hingga 2015.

"Di tahun 2023 atas saran dari Dinas Pendidikan saya mengikuti penjaringan P3K, alhamdulilah lolos mengisi formasi Guru Agama Islam dan ditempatkan di SD N I Gonggang," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.