Resmi, 574 CPNS Otorita IKN Pindah ke Rusun ASN

Senin, 7 Juli 2025 | 09:47 WIB
Sebanyak 574 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah tiba dan mulai menempati hunian yang disiapkan pemerintah di IKN.
(OIKN) Sebanyak 574 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah tiba dan mulai menempati hunian yang disiapkan pemerintah di IKN.

NUSANTARA, KOMPAS.com - Sebanyak 574 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) Otorita Ibu Kota Nusantara ( IKN) telah tiba dan mulai menempati hunian yang disiapkan pemerintah di IKN.

Kedatangan para CPNS ini menjadi penanda vital dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) Otorita IKN, sekaligus momentum penting dalam progres pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Pada Kamis, 3 Juli 2025, para CPNS yang telah lulus seleksi mulai menempati Rumah Susun ASN 1 dan Rumah Susun ASN 3 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Baca juga: Awas Pungli, Wisata ke IKN Gratis 100 Persen Tanpa Dipungut Biaya

Penempatan ini merupakan bagian dari penataan ekosistem hunian yang telah dipersiapkan di IKN, menegaskan kesiapan infrastruktur pendukung bagi para abdi negara.

Sehari setelah kedatangan, pada Jumat, 4 Juli 2025, ke-574 CPNS Otorita IKN mengikuti Orientasi Pegawai CPNS Otorita IKN Tahun 2025 di Kantor Kemenko 3, Nusantara.

Kegiatan ini bukan sekadar penyambutan formal, melainkan ajang pengenalan mendalam tentang tugas dan fungsi masing-masing unit organisasi di lingkungan Otorita IKN.

Orientasi ini dirancang sebagai bagian dari proses pembentukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan.

Baca juga: Bukan Gedung Biasa, Bangunan di IKN Harus Penuhi Standar Hijau Cerdas

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyampaikan harapan besar kepada para CPNS.

“Saya sangat berharap saudara-saudara menjadi Tetuko yang kelak akan ditempa menjadi Gatotkaca yang kuat, tangguh, dan berani setelah melalui kawah Candradimuka. Kami akan turut menempa kalian melalui proses ini,” ujar Basuki.

Ladang Pengabdian, Kolaborasi, dan Semangat Seni

Basuki juga menekankan bahwa Otorita IKN adalah ladang pengabdian dan pengembangan diri jangka panjang.

“Saudara-saudara telah memilih Otorita IKN sebagai ladang karier, ladang kehidupan, ladang ibadah, dan ladang pengabdian. Tekuni, jalani dengan penuh keikhlasan,” pesannya.

Baca juga: Terkuak, 16 Desa Peri-urban IKN Punya Harta Karun Ekonomi

Lebih dari itu, Basuki menyoroti pentingnya semangat kolaborasi dan rasa seni dalam lingkungan birokrasi modern IKN.

“Organisasi ini harus kuat, berani, dan berjiwa seni. Kita bekerja sebagai tim, dan setiap unit harus bisa memberi masukan kepada unit lainnya,” jelasnya.

Dengan bergabungnya 574 CPNS ini, Basuki yakin mereka akan menjadi "mesin baru Otorita IKN".

Ia berharap para CPNS tidak menjadi beban, melainkan penggerak yang membuat organisasi semakin efisien, cepat, transparan, dan bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Penguatan Formasi Organisasi Otorita IKN

Bergabungnya 574 CPNS baru ini secara signifikan memperkuat formasi organisasi Otorita IKN. Data per Juni 2025 menunjukkan bahwa total pegawai Otorita IKN kini mencapai 1.170 orang.

Baca juga: Upacara HUT ke-80 RI, Antara Jakarta dan IKN, di Mana Dipusatkan?

Para CPNS nantinya akan mulai menempati ruang kerja yang telah disiapkan di KIPP IKN, baik di Kantor Otorita IKN maupun di Gedung Kemenko 3, yang difungsikan sebagai ruang kerja tambahan.

Kehadiran mereka di lokasi akan mempercepat koordinasi dan efektivitas kerja dalam pembangunan dan pengelolaan IKN sebagai pusat pemerintahan baru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.