Politeknik Keuangan Negara STAN KOMPAS.com - Menjelang semester 2 tahun ajaran 2025/2026, siswa kelas akhir SMA/SMK/sederajat mulai mempersiapkan langkah selanjutnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan adalah sekolah kedinasan, yang menawarkan kuliah gratis dengan jaminan langsung menjadi CPNS setelah lulus.
Sekolah dinas ini membuka peluang karier di sektor publik tanpa perlu khawatir tentang biaya pendidikan.
Baca juga: Daftar Sekolah Kedinasan yang Membolehkan Mata Minus, Ini Batas Dioptri Tiap Instansi
Sekolah kedinasan merupakan lembaga pendidikan tinggi yang dikelola kementerian atau lembaga pemerintah.
Lulusannya mendapatkan gelar setara D3 atau D4, dan berpeluang langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di instansi yang menaungi sekolah tersebut.
Salah satu daya tarik utama sekolah kedinasan adalah biaya pendidikan yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, sehingga mahasiswa tidak dikenakan biaya kuliah sama sekali.
Baca juga: Mau Masuk Sekolah Kedinasan 2026? Ini Instansi Tanpa Syarat Tinggi Badan
Dilansir dari Kompas.com, (23/9/2025), berikut adalah daftar sekolah kedinasan yang menyediakan pendidikan gratis dan memberikan peluang bagi lulusannya untuk langsung menjadi CPNS:
Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Badan Pusat Statistik (BPS)
Badan Intelijen Negara (BIN)
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Baca juga: Tes Wawancara Sekolah Kedinasan Kemenhub 2025: Biaya, Jadwal, dan Tata Tertibnya
Setiap sekolah kedinasan memiliki syarat dan mekanisme seleksi yang berbeda.
Umumnya, calon mahasiswa harus memenuhi kriteria seperti:
Dilansir dari Kompas.com, (20/10/2025), PKN STAN, mulai tahun 2025 sekolah ini tidak lagi mensyaratkan UTBK bagi pendaftar. Institusi ini sebelumnya menggunakan nilai UTBK sebagai salah satu syarat seleksi.
Namun, para calon peserta tetap harus memenuhi standar nilai rapor dan mengikuti ujian seleksi yang ditetapkan oleh PKN STAN.
Hal ini membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa yang tidak mengikuti UTBK untuk melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan.
Setiap sekolah kedinasan memiliki jalur seleksi yang berbeda-beda, termasuk jalur afirmasi bagi siswa dari daerah tertentu seperti Papua.
Selain itu, calon pendaftar juga harus bersedia menjalani ikatan dinas, yang mengharuskan mereka bekerja di instansi terkait setelah lulus dan diangkat menjadi CPNS.
Baca juga: Ketentuan Sertifikat Prestasi Sekolah Kedinasan 2025 untuk Sipencatar
Proses seleksi di sekolah kedinasan memang cukup ketat, tetapi keuntungan yang ditawarkan sangat besar.
Selain mendapatkan pendidikan tinggi secara gratis, lulusannya berkesempatan langsung menjadi CPNS di instansi yang menaungi sekolah kedinasan tersebut.
Ini berarti setelah lulus, mereka akan bekerja di sektor publik tanpa perlu khawatir mencari pekerjaan.
Meskipun biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh negara, peserta seleksi tetap harus membayar biaya administratif terkait seleksi, seperti biaya ujian dan tes kesehatan.
Beberapa sekolah kedinasan juga meminta peserta untuk menyerahkan biaya untuk seleksi tertentu, tetapi biaya kuliah selama pendidikan tidak dipungut biaya apapun.
Dengan adanya kesempatan ini, sekolah kedinasan menjadi pilihan yang menarik bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya kuliah dan sekaligus menjamin pekerjaan di sektor publik.
(Sumber: Kompas.com/Sandra Desi Caesaria, Mahar Prastiwi | Editor: Mahar Prastiwi)