Ilustrasi CPNS,
JAKARTA, KOMPAS.com - Pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2026 masih menjadi salah satu hal yang paling dinantikan masyarakat. Meski hingga kini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi, sinyal mengenai dibukanya rekrutmen CPNS tahun ini telah beberapa kali disampaikan oleh pejabat terkait.
Sejak awal 2026, wacana pembukaan seleksi CPNS terus mengemuka. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bahkan sempat mengisyaratkan pemerintah berpeluang membuka sekitar 160.000 formasi CPNS.
“Mudah-mudahan, mudah-mudahan,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ka menyebut, kebutuhan tersebut sejalan dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun sepanjang 2025.
“Kami sudah ada datanya, sekitar 160.000, begitu ya,” katanya.
Saat itu, Rini juga mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB telah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendukung pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
Selanjutnya, pada 12 Maret 2026, Kementerian PANRB menerbitkan Surat Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tentang Kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2026.
Melalui surat tersebut, seluruh instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diminta menyampaikan usulan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN sebagai dasar penyusunan kebutuhan serta formasi ASN Tahun Anggaran 2026.
Meski demikian, hingga akhir awal Agustus 2026, pemerintah belum mengumumkan secara resmi jadwal pelaksanaan maupun jumlah formasi CPNS 2026 yang akan dibuka.
Meski otoritas belum mengumumkan jadwal resmi pelaksanaan maupun jumlah formasi CPNS 2026, persiapan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat dilakukan saat ini lewat platform digitalisasi yang telah diluncurkan.