Lebih dari 100 Guru Pensiun, Pemkot Tanjungpinang Ajukan Formasi CPNS ke BKN

Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB
Ilustrasi ASN. (SHUTTERSTOCK/WIBISONO.ARI) Ilustrasi ASN.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengusulkan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tenaga guru kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Langkah ini diambil sebagai respons atas banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun sepanjang tahun ini.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan bahwa lebih dari 100 guru akan pensiun, sehingga berpotensi menimbulkan kekosongan tenaga pengajar di berbagai sekolah.

"Untuk mengisi kekosongan tersebut, kami kembali mengusulkan formasi CPNS kepada BKN tahun ini," kata Zulhidayat, Sabtu (27/6/2026) dikutip dari Antara.

Baca juga: Viral Kontingen Pesparawi Kepri Gagal Berangkat dan Bernyanyi di Bandara Soekarno-Hatta, Pemprov Buka Suara

Mengapa kebutuhan guru menjadi prioritas?

Kebutuhan tenaga pendidik menjadi perhatian utama karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah.

Kekurangan guru berpotensi mengganggu kualitas pendidikan, terutama di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Zulhidayat menjelaskan bahwa sebagian besar guru yang memasuki masa pensiun berasal dari kedua jenjang tersebut, sehingga kebutuhan pengganti harus segera dipenuhi.

"Jadi, kebutuhan guru harus segera kita isi supaya proses pembelajaran siswa tidak terganggu," ujarnya.

Baca juga: Terkendala Anggaran dan Infrastruktur, Kepri Mundur dari Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027

Apa saja formasi CPNS yang diusulkan?

Selain tenaga guru, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga mengusulkan sejumlah formasi CPNS lainnya yang dinilai mendesak untuk mendukung pelayanan publik.

Formasi tersebut meliputi:

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.