[POPULER NUSANTARA] Beli Motor Pakai Sekarung Uang Logam | Kendaraan TNI Melindas Tanaman Melon Petani

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 05:55 WIB
Kondisi rumah lokasi ditemukannya satu keluarga tewas di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2020). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI) Kondisi rumah lokasi ditemukannya satu keluarga tewas di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2020).
Editor Rachmawati

Sekretaris Urut Sewu Bersatu Widodo Sunu Nugroho mengatakan, perusakan tanaman melon milik petani Urutsewu, yaitu Mursidin (55) dan Paryono (30), terjadi pada Rabu (26/8/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Menurut informasi yang kami dapatkan, perusakan tersebut dilakukan oleh salah satu satuan TNI yang pada saat itu sedang latihan menembak," kata Sunu melalui keterangan tertulis, Jumat (28/8/2020).

Sementara itu Kepala Desa Setrojenar Muslim Sidik mengatakan, lahan tersebut merupakan milik negara.

"Antara video di medsos memang jauh berbeda, artinya di lokasi memang kendaraan TNI melintasi, cuma tidak separah yang di medsos," kata Muslim.

Baca juga: Viral, Video Kendaraan TNI Melindas Tanaman Melon Petani Kebumen

3. Pelaku pembunuhan tidak menyesal

Meski telah menghabisi nyawa satu keluarga di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, pelaku berinisial HT (41) merasa tak bersalah.

Padahal dengan sadis, HT telah membunuh kawan dekatnya, Suranto (43) beserta istri dan kedua anak mereka yang masih kecil dengan pisau dapur.

Saat rekonstruksi kasus pembunuhan di halaman Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020) ada 51 adegan reka ulang yang menggambarkan awal mula HT datang ke rumah korban hingga dia menjual mobil milik korban

Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (19/8/2020) pukul 01.00 WIB.

Pelaku datang ke rumah korban untuk mengembalikan mobil dan menyerahkan setoran sebesar Rp 250.000.

Saat itulah muncul niat jahat HT untuk memiliki mobil korban agar bisa membayarkan utang-utangnya. Pelaku membunuh satu keluarga itu menggunakan pisau dapur milik korban.

Baca juga: Bunuh Satu Keluarga Kawannya Sendiri dengan Pisau Dapur, Polisi: Pelaku Tidak Menyesal

4. Empat bakal calon Wali Kota Makassar

Ilustrasi pilkadaKOMPAS/TOTO SIHONO Ilustrasi pilkada
KPU Makassar menjelaskan sudah ada empat bakan calon Wali Kota Makassar yang sudah memasukkan surat permohonan penyampaian jadwal kedatangan mendaftar ke KPU.

Mereka akan mendaftar di hari pertama yakni 4 Seotember 2020.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.