KOMPAS.com - Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 diprediksi kembali menarik perhatian lulusan SMA dan SMK sederajat. Tahun ini jumlah sekolah kedinasan yang dibuka bertambah dibanding sebelumnya.
Jika sebelumnya terdapat 29 sekolah kedinasan dari tujuh kementerian, kini totalnya menjadi 30 sekolah yang berada di bawah sembilan kementerian dan lembaga pemerintah. Penambahan tersebut berasal dari dua instansi baru, yakni Kementerian Hukum serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Antusiasme masuk sekolah kedinasan selama ini memang sangat tinggi, bahkan sebanding dengan seleksi perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP maupun SNBT.
Baca juga: Sekolah Kedinasan Pertanian 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Kuotanya
Daftar 30 sekolah kedinasna 2026
Melansir dari KOMPAS.com, berikut daftar sekolah kedinasan yang berada di bawah sembilan kementerian dan lembaga:
A. Kementerian Perhubungan (kemenhub)
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
- Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Palembang
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
- Politeknik Pelayaran Surabaya
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
- Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
- Politeknik Pelayaran Banten
- Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh
- Politeknik Pelayaran Barombong
- Politeknik Pelayaran Sorong
- Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
- Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
- Politeknik Penerbangan Makassar
- Politeknik Penerbangan Medan
- Politeknik Penerbangan Surabaya
- Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
- Politeknik Pelayaran Jayapura
- Politeknik Penerbangan Palembang
B. Badan Pusat Statistik (BPS)
- Politeknik Statistika STIS
C. Badan Intelijen Negara (BIN)
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
D. Kementerian Dalam Negeri
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
E. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
- Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
F. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
- Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)
G. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
- Politeknik Sandi dan Siber Negara
H. Kementerian Hukum
- Politeknik Pengayoman Indonesia
I. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas)
Baca juga: Sekolah Kedinasan 2026 Tambah 1 Kampus Baru, Cek Daftar Lengkapnya
api-sipencatar.kemenhub.go.id Ilustrasi taruna Sekolah Kedinasan
Pendaftaran sekolah kedinasan umumnya dibuka antara April hingga Juni.
Proses seleksi dilakukan melalui Seleksi Sekolah Kedinasan (Sekdin) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Calon peserta wajib mendaftar melalui sistem resmi BKN.
Karena seleksi dilakukan secara terpusat, informasi jadwal perlu dipantau melalui laman resmi BKN maupun media sosial resmi instansi terkait.
Syarat umum pendaftaran sekolah kedinasan 2026
Masing-masing sekolah kedinasan memiliki persyaratan khusus yang berbeda. Ada yang mensyaratkan tinggi badan tertentu, ada yang memperbolehkan penggunaan kacamata, dan ada pula yang menggunakan nilai UTBK SNBT sebagai salah satu syarat.
Namun secara umum, persyaratan yang hampir sama meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak buta warna
- Tidak bertato dan tidak bertindik (kecuali wanita di telinga)
- Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat
- Memenuhi nilai rata-rata minimal sesuai ketentuan masing-masing instansi
Karena setiap instansi memiliki aturan tambahan, calon peserta wajib membaca persyaratan resmi sebelum mendaftar.