Proses penjaringan perangkat desa di Desa Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Selasa (10/3/2026)Setelah menyelesaikan ujian teori berbasis CBT, peserta masih harus mengikuti beberapa tahapan seleksi lainnya.
Tahapan tersebut meliputi tes keterampilan komputer, wawancara, serta tes pidato.
“Setelah tes CBT, peserta langsung melanjutkan tes komputer, kemudian wawancara, dan terakhir tes pidato,” jelasnya.
Baca juga: Diduga Tak Kuat Menanjak, Pikap Angkut 29 Warga Terguling di Kebumen: 3 Tewas
Fahmi menilai kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi penting bagi perangkat desa saat ini.
Menurutnya, perangkat desa harus mampu menyampaikan informasi maupun program pemerintah desa kepada masyarakat dengan baik.
“Sekarang perangkat desa harus mampu menyampaikan informasi dan program desa kepada masyarakat dengan baik. Karena itu kemampuan berbicara di depan umum juga kami uji,” katanya.
Seluruh rangkaian seleksi perangkat desa tersebut dijadwalkan selesai dalam satu hari.
Panitia menargetkan hasil seleksi dapat diumumkan pada sore hari setelah seluruh tahapan tes rampung dilaksanakan.
Proses seleksi juga diawasi oleh berbagai pihak, mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kutowinangun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Kebumen, hingga Inspektorat Kabupaten Kebumen.