Ilustrasi CPNS. Beredar Narasi Pendaftaran CPNS Dibuka Juli 2026, Ini Kata BKNLOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB), mengusulkan sebanyak 63 formasi calon pegawai negeri sipil ( CPNS) untuk tahun anggaran 2026 kepada Pemerintah Pusat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lalu Firman Wijaya menyampaikan, jumlah formasi yang diajukan tersebut telah disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.
"Jumlah formasi CPNS yang diusulkan di 2026 ini sebanyak 63 formasi," kata Firman, Rabu (8/4/2026), dilansir dari Antara.
Baca juga: Pemkab Kotim Usulkan 365 Formasi CPNS, Guru dan Dokter Spesialis Jadi Prioritas
Firman menjelaskan, pengajuan formasi CPNS 2026 telah mempertimbangkan beban belanja pegawai yang saat ini sudah cukup tinggi.
Ia menyebutkan, porsi belanja pegawai di Lombok Tengah telah mencapai sekitar 42 persen dari total anggaran, melampaui batas makasimal yang ditetapkan Pemerintah Pusat sebesar 30 persen.
Kondisi tersebut membuatnya lebih selektif dalam mengusulkan kebutuhan aparatur sipil negara ( ASN).
Menurut Firman, formasi yang diajukan difokuskan pada posisi yang bersifat mendesak guna menunjang pelayanan publik.
"Formasi CPNS yang diusulkan ini sifatnya darurat atau dibutuhkan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Beredar Narasi Pendaftaran CPNS Dibuka Juli 2026, Ini Kata BKN
Beberapa jabatan yang diusulkan antara lain tenaga medis seperti dokter, analis hukum, serta tenaga penyelamat kebencanaan.
Sementara itu, pihaknya tidak mengajukan formasi untuk tenaga pendidik atau guru. Hal ini karena jumlah guru di Lombok Tengah saat ini dinilai sudah mencukupi.
"Untuk tenaga pendidikan itu kami maksimalkan untuk penempatan guru yang lebih maksimal," tuturnya.