Ilustrasi PNS. "Inovasi kami adalah dengan mengoptimalkan pelayanan publik menggunakan teknologi informasi (IT). Jadi, meskipun jumlah sumber daya manusia kurang, kualitas pelayanan publik tetap terjaga dengan bantuan teknologi," ucap Hary.
"Penurunan kualitas pelayanan publik tidak terlalu signifikan. Kami membuktikan bahwa dengan penggunaan IT di berbagai segmen, kualitas pelayanan publik tetap terjaga meskipun jumlah pegawai terbatas," lanjutnya.
Sementara itu, terkait isu yang beredar di DPRD DIY mengenai dugaan penolakan usulan PPPK Guru oleh pemerintah pusat, Hary mengaku belum menerima informasi resmi mengenai kabar tersebut.
"Belum. Belum ada informasi terkait hal itu. Saya masih menunggu kepastiannya," kata Hary.
Baca juga: Oknum ASN Ogan Ilir Viral Usai Maki Kurir Paket Miskin, Banggakan Status PNS